Contoh Strategi Digital Marketing Untuk StartUp 2020

Contoh Strategi Digital Marketing Untuk StartUp 2020

Sekarang mari masuk ke bagian yang paling utama dari panduan ini: mempelajari strategi digital marketing yang dapat meningkatkan penjualan produk Anda

Setidaknya ada sembilan strategi jitu yang bisa Anda terapkan dalam strategi digital marketing usaha Anda:

1. SEO

Contoh Strategi Digital Marketing Untuk StartUp 2020

Banyak orang menggunakan Google ketika akan membeli sebuah produk. Maka, menempatkan website Anda di peringkat atas hasil pencarian sangat penting.

Semakin banyak pengunjung yang datang ke website, semakin besar kemungkinan adanya pembelian (conversion rate).

Inilah pentingnya melakukan optimasi mesin pencari atau SEO (Search Engine Optimization). Dengan upaya SEO yang baik, website Anda bisa berada di halaman utama Google.

Namun, upaya SEO harus dilakukan terus menerus karena algoritma Google selalu berubah. Langkah yang perlu dilakukan pun cukup banyak dan sudah kami rangkum di artikel Panduan Belajar SEO berikut.

Sebagai gambaran awal, strategi SEO terbagi menjadi dua: On Page dan Off Page.

On Page SEO

On Page SEO merupakan optimasi pada internal website. Beberapa langkah yang dilakukan adalah optimasi pada konten dan performa website meliputi hal-hal sebagai berikut:

1. Membuat judul yang menarik. 
Penting untuk membuat judul yang mampu menarik perhatian pembaca. Salah satu formula yang bisa digunakan adalah membangun rasa penasaran pembaca (curiosity). Contohnya, Anda bisa membuat judul “Cara memulai bisnis tanpa modal”.

2. Gunakan keyword yang tepat. 
Lakukanlah riset untuk menemukan kata kunci yang paling banyak digunakan pengguna di Google. Lalu, buatlah artikel dengan informasi sesuai kata kunci tersebut. Jangan lupa perhatikan sebaran penggunaannya. Baik di judul, heading, maupun di bagian penjelasan.

3. Lakukan penataan struktur konten. 
Anda perlu memperhatikan struktur konten yang dibuat. Alasannya, struktur konten yang baik akan memudahkan pengunjung mendapatkan informasi. Di sisi lain, penggunaan heading yang tepat juga akan memudahkan mesin pencari untuk memahami website Anda.

4. Buat website yang cepat. 
Sebuah website sangat disukai pengunjung. Inilah yang mendasari Google menyatakan kecepatan merupakan salah satu ranking factor. Upaya SEO yang Anda lakukan harus mampu memastikan website Anda mampu loading tidak lebih dari 3 detik.

5. Jadikan website Anda mobile friendly. 
Besar kemungkinan website Anda akan lebih sering diakses oleh pengguna perangkat mobile. Sebab, akses internet melalui mobile jauh lebih banyak. Oleh karena itu, gunakan tema yang mobile friendly agar lebih mudah diakses oleh lebih banyak orang.

Off Page SEO

Setelah memastikan website Anda telah teroptimasi dari dalam, saatnya Anda mengupayakan Off Page SEO. Optimasi ini memanfaatkan faktor eksternal website untuk meningkatkan brand dan visibilitas website.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk Off Page SEO antara lain:

1. Memanfaatkan Google Bisnisku. 
Di awal, kami sudah menyarankan membuat Google Bisnisku, bukan? Tujuan dari memiliki platform ini adalah meningkatkan visibilitas Anda di mesin pencari, terutama untuk pencarian lokal. 

Selain itu, jika mampu mendapatkan review yang baik, akan membantu upaya branding yang Anda lakukan.

2. Melakukan guest post. 
Anda bisa menulis di blog lain dan memberikan link ke website Anda untuk informasi yang relevan. Dengan demikian, Anda bisa menambah jumlah pengunjung ke blog Anda. 

Tidak hanya itu, link dari website lain juga menjadi indikator Google terhadap kualitas sebuah website. Semakin banyak, semakin baik.

3. Posting di Forum. 
Saat bergabung ke forum di Facebook atau Quora, Anda bisa mendapatkan manfaat untuk memperkenalkan bisnis Anda. 

Namun, tentu harus tetap mentaati peraturan platform yang digunakan. 
Anda juga bisa menunjukkan keahlian (expertise) Anda ketika mampu menjawab berbagai pertanyaan seputar bisnis Anda.

4. Blog Commenting. 
Anda juga bisa mengunjungi beberapa blog yang relevan dengan bisnis Anda. Jika menemukan artikel yang menarik, Anda bisa meninggalkan jejak dengan memberikan komentar. 

Sebelumnya, pastikan Anda sudah menggunakan Gravatar sehingga dapat menampilkan foto profil yang sama di semua blog/website.

2. SEM

SEM atau Search Engine Marketing adalah upaya untuk mengarahkan pengguna Google ke halaman website Anda melalui iklan.

Berbeda dengan SEO, strategi SEM lebih mampu menunjukkan hasil yang cepat. Tidak hanya itu, SEM memungkinkan Anda melakukan pengaturan target pemasaran berdasarkan lokasi, umur dan lainnya.

Bahkan, strategi ini bisa diatur sesuai dengan hasil evaluasi yang dilakukan real time. Jika tidak berhasil di salah satu program, Anda bisa langsung menghentikannya. Jadi, lebih fleksibel.

Dengan kata lain, jika Anda tidak ingin kehilangan potensi pengunjung dari mesin pencari tapi menginginkan hasil yang cepat dan tepat, SEM bisa menjadi pilihan.

Agar dapat mendapatkan hasil yang optimal dari SEM, inilah beberapa strategi yang perlu Anda lakukan:

1. Gunakan Keyword yang Tepat
Sama seperti SEO, salah menentukan kata kunci yang digunakan akan membuat Anda gagal mendapatkan hasil yang diinginkan. 

Oleh karena itu, lakukan riset kata kunci dengan baik. Tidak hanya pada relevansi search intent- nya, tapi juga pada search volume yang bisa didapatkan.

2. Buatlah Copy Iklan yang Menarik
Tunjukkan kemampuan copywriting Anda dengan membuat sebuah iklan yang menarik. Tidak hanya pada pemilihan kata kunci yang tepat dan judul yang menarik, tapi juga optimasi gambar yang baik.

3. Arahkan ke Halaman Utama yang Tepat
Sebuah website pasti memiliki beberapa landing page untuk penawaran produk. 

Ketika Anda memasang iklan di mesin pencari untuk satu kata kunci tertentu, pastikan iklan itu mengarahkan pengunjung ke halaman landing page yang tepat untuk meningkatkan conversion rate.

4. Lakukan Evaluasi Strategi
Upaya Anda mungkin tidak langsung membuahkan hasil. Untuk itu, lakukanlah evaluasi strategi yang dilakukan. 

Bisa dari kata kunci yang digunakan, teknik copywriting yang masih keliru hingga halaman landing page yang tidak tepat. Jika ditemukan kesalahan, segera lakukan perbaikan.

Anda bisa mengupayakan semua strategi di atas dengan baik dan terencana. Namun, yang perlu diingat adalah SEM bisa jadi bukan strategi yang pas untuk jangka panjang. Terutama, jika efisiensi biaya menjadi pertimbangan Anda karena SEM berbayar.

3. Social Media Marketing

Setiap tahun, jumlah pengguna media sosial bertambah hingga jutaan pengguna. Bukankah ini menjanjikan untuk upaya promosi?

Apalagi media sosial memiliki kelebihan yang tak dimiliki channel lain, menjangkau konsumen dengan lebih personal.

Untuk memastikan social media marketing Anda berjalan dengan baik, ada beberapa strategi yang pelu Anda lakukan:

1. Lakukan Riset Audiens dengan Benar
Riset audiens bukan hanya untuk mengenali karakteristik konsumen Anda. Namun, juga untuk menentukan platform media sosial yang tepat. 

Sebab, salah menentukan platform tidak akan mendatangkan hasil yang optimal. Salah- salah waktu Anda tersita tanpa menghasilkan penjualan.

Itulah alasan teknik Bulls Eye yang kami jelaskan sebelumnya bisa banyak membantu upaya ini. Dengan berfokus pada platform yang paling efektif, upaya pemasaran Anda bisa lebih maksimal.

2. Tentukan Tujuan Pemasaran dengan Jelas
Setiap pemasaran tentu bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk. Namun, media sosial tidak bisa digunakan untuk menggenjot penjualan secara langsung.

Strategi social media marketing yang paling efektif adalah untuk menciptakan brand awareness terlebih dahulu. Jadikan itu sebagai tujuan pemasaran Anda.

Karena akses ke media sosial mencapai 3 jam setiap harinya, semakin sering brand Anda dilihat orang, semakin besar brand awareness yang bisa didapatkan.

Tentu saja, brand awareness tidak harus melulu berupa konten promosi. Bisa juga berupa konten yang menunjukkan value perusahaan Anda yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

3. Gunakan Metric yang Dapat Diukur
Tanpa menggunakan angka yang jelas, upaya Anda tidak dapat diukur keberhasilannya.

Sebagai contoh, Anda memiliki tujuan untuk brand awareness dengan mendapatkan reach lebih banyak. Maka, tentukan seberapa banyak jumlah reach untuk kurun waktu tertentu. Misalnya, 1 juta reach dalam waktu sebulan.

Dengan angka ini, Anda jadi tahu apakah upaya yang dilakukan bisa tercapai. Jika tidak, lakukan evaluasi target metric yang digunakan.

4. Pelajari Kompetitor
Jangan ragu untuk mengamati upaya promosi yang dilakukan kompetitor Anda. Apa yang perlu Anda amati?

Pertama, platform media sosial apa yang digunakan dan bagaimana pelaksanaannya. Lalu, lakukanlah analisa.

Jika mereka belum berhasil di platform tertentu, artinya ada kesempatan untuk menggunakan platform yang sama tapi dengan program promosi yang lebih baik.

Kedua, konten promosi dan hashtag apa yang digunakan.
Jika Anda melihat konten dan hashtag kompetitor tidak berhasil, Anda bisa mempelajari kekurangannya dan menciptakan konten yang lebih baik. 

Sebaliknya, apabila konten mereka berhasil, gunakan idenya dan ciptakan konten lain yang unik.
Masih kurang memahami social media marketing dengan baik, kami memiliki penjelasan lengkapnya di artikel ini.

4. Email Marketing

Apakah channel marketing yang paling disukai konsumen untuk mendapatkan promo produk? Jawabannya: email!

Sebuah penelitian menunjukkan kecenderungan konsumen untuk memilih email hingga 70%. Jauh dibandingkan promosi via sms yang hanya 2%.

Artinya, jika upaya pemasaran Anda tidak mencakup upaya email marketing, Anda melewatkan kesempatan besar.

Contoh paling nyata datang dari produsen elektronik, Dell. Program email marketing mereka jalankan mampu meningkatkan revenue hingga 109%! Caranya, dengan membuat animasi GIF kreatif yang disukai calon konsumen mereka.

Bagaimana cara membuat upaya marketing Anda berhasil? Berikut ini beberapa strategi yang bisa Anda lakukan:

1. Lakukan Personalisasi
Jangan lagi gunakan kata “pelanggan”. Sebut nama mereka secara personal untuk lebih membangun kedekatan.

Namun, pastikan langkah ini Anda lakukan terutama ke orang yang sudah memiliki ketertarikan dengan produk Anda sebelumnya (leads). Jangan gunakan ke calon konsumen yang baru sama sekali.

2. Gunakan Judul Email Singkat, Jelas dan Menarik
Hal pertama yang dibaca konsumen adalah judul. Maka, buatlah judul promosi penawaran yang menarik tapi singkat.

Langkah ini penting mengingat email dengan judul menarik lebih memungkinkan dibuka oleh target marketing Anda. Artinya, menjadi lebih mudah untuk dapat memberikan penjelasan lengkap tentang upaya penawaran produk yang Anda lakukan.

3. Pilih Waktu yang Sesuai
Mengirimkan email untuk upaya pemasaran tidak bisa sembarangan. Strategi email marketing Anda harus memperhitungkan waktu yang paling efektif menjangkau target pemasaran.

Alasannya, terdapat hari dan jam tertentu dimana target Anda lebih cenderung untuk membaca email tersebut dan bahkan melakukan pembelian sesuai dengan promosi yang ditawarkan.

Data dari CampaignMonitor menyebutkan bahwa untuk semua jenis industri email yang paling efektif menjangkau pelanggan adalah yang dikirimkan di hari Selasa. Sebaliknya, yang paling jarang dibuka pelanggan adalah email penawaran di hari Sabtu.

5. Membangun Blog

Menggunakan blog untuk pemasaran? Ya. Anda tidak salah dengar.
60% konsumen membeli sebuah produk setelah membaca konten di blog. 

Itulah alasan lebih dari 90% bisnis di seluruh dunia membuat blog untuk dapat meningkatkan penjualan.
Jika Anda masih ragu dengan blog untuk marketing, kami punya penjelasan begini.

Iklan merupakan langkah ampuh untuk menggenjot penjualan. Kenyataannya, banyak pengguna internet yang memasang ad block. Artinya, iklan yang Anda pasang dengan biaya mahal belum tentu sampai ke calon konsumen.

Pendekatan blog berbeda. Dengan menciptakan konten yang menarik, relevan dan bermanfaat, pembaca menjadi mendapatkan value lebih. Justru sebaliknya, konten blog Anda yang akan dicari oleh calon konsumen.

Nah, dari penjelasan itu, apa yang perlu Anda lakukan agar strategi blog Anda sukses?

1. Tentukan Topik Blog Tepat
Menentukan topik akan memudahkan Anda untuk mengembangkan blog untuk jangka panjang. Pilihlah blog yang sesuai dengan visi, misi dan jenis bisnis yang Anda jalankan.

Salah satu contohnya adalah blog Niagahoster. Berbagai artikel di dalam blog tersebut dibuat agar memudahkan pengunjung untuk mencapai kesuksesan bisnis secara online.

Membatasi blog Anda pada satu topik tertentu akan membuat blog Anda mudah dipahami baik oleh pengunjung maupun oleh mesin pencari. Dengan demikian akan mudah mendapatkan organic traffic dari Google.

Jika Anda ingin mendapatkan ide topik yang baik, artikel berikut dapat membantu Anda.

2. Jangan Pisahkan dari Website Utama Anda
Strategi ini mungkin terdengar teknis: selalu kaitkan blog dengan website utama Anda. Tujuannya, agar bisa saling mendukung satu sama lain.

Secara umum, ada tiga cara menghubungkan blog dengan website bisnis Anda:
  • menggunakan subdomain (blog.websiteanda.com)
  • menggunakan subfolder (websiteanda.com/blog)
  • membuat website terpisah (blog.com).
Cara pertama dan kedua adalah pilihan yang harus Anda gunakan. Namun, untuk hasil terbaik, selalu prioritaskan penggunaan subfolder. Sebab, teknik tersebut mampu menghasilkan pengunjung 40% lebih baik.

3. Ciptakan Konten Terbaik
Konten blog yang Anda buat harus mampu memberikan manfaat bagi pembacanya. Oleh karena itu, memahami search intent dengan baik, bisa membantu Anda menciptakan konten terbaik.

Tidak hanya itu, konten dengan informasi yang yang valid dapat menjadi sumber rujukan. Hal ini tentu akan semakin meningkatkan kepercayaan terhadap expertise (keahlian) Anda. Reputasi bisnis semacam ini harus dibangun sebagai langkah branding yang efektif.

Selain itu, pastikan konten Anda dapat dengan mudah mendapatkan peringkat atas di mesin pencari. Simak bagaimana membuat artikel SEO-friendly di artikel ini.

4. Optimalkan Penggunaan CTA
CTA atau Call to Action adalah sebuah tautan yang mengarahkan pengunjung ke halaman produk di website Anda. Dengan mengoptimalkan penggunaan CTA di blog Anda akan dapat membantu meningkatkan conversion rate.

Akan tetapi, Anda perlu memastikan bahwa CTA tersebut sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan diletakkan pada posisi yang tepat.

5. Sediakan Kolom Berlangganan
Jika blog Anda memiliki konten yang berkualitas, tak jarang pengunjung rela memberikan identitas berupa nama dan email untuk dapat berlangganan artikel blog Anda. 

Dengan menyediakan kolom berlangganan, Anda akan memudahkan pengunjung mendapatkan update.

Dengan kata lain, kolom berlangganan di dalam blog efektif untuk mendapatkan leads (calon pembeli). Informasi leads inilah yang bisa Anda gunakan untuk melakukan strategi digital marketing lainnya seperti email marketing.

6. Facebook & Instagram Ads

Kenapa harus menggunakan iklan berbayar kalau Anda bisa memposting konten promo secara gratis di akun Anda?

Meskipun posting di akun Anda sendiri bisa dilakukan dengan gratis, tapi ada kelebihan yang ditawarkan Facebook dan Instagram Ads. Apa itu?

Anda bisa menjangkau audiens yang lebih spesifik dan mendapatkan hasil yang lebih cepat.

Jika melakukannya sendiri, perlu waktu bagi Anda untuk melakukan riset untuk menjangkau audiens yang tepat. Itupun harus dengan beberapa langkah evaluasi yang cukup rumit.

Platform Facebook memudahkan hal ini untuk Anda berkat akses data yang mereka miliki. Hal ini tentu sesuai dengan profil yang tercatat dari masing-masing pengguna Facebook.

Sebagai contoh, jika Anda seorang freelancer foto pre wedding. Calon konsumen Anda adalah orang akan menikah atau engaged. Nah, dengan Facebook Ads Anda tak perlu mencari satu-satu calon konsumen tersebut dan menawarkan jasa Anda.

Nah, jika strategi Facebook dan Instagram Ads ini cukup memudahkan upaya marketing Anda, apa yang harus Anda perhatikan?

1. Menentukan Biaya Iklan dengan Tepat
Facebook dan Instagram Ads memberikan Anda keleluasaan untuk menentukan jenis biaya untuk iklan. Pilihlah dengan tepat.

Beberapa pilihan tersebut adalah:
  • CPC (Cost per Click). Biaya akan dibebankan saat ada penggunan melakukan klik pada iklan Anda.
  • CPV (Cost per View). Biaya akan dibebankan saat pengguna melihat iklan Anda.
  • CPA (Cost per Action). Biaya akan dibebankan saat pengguna sudah melakukan transaksi pembelian setelah melihat iklan Anda.
Dengan memilih jenis iklan yang tepat, Anda bisa menghemat biaya promosi sekaligus meningkatkan efektifitas iklan yang dipasang.

2. Membuat Program Sesuai Tujuan Pemasaran
Banyak strategi yang bisa Anda terapkan ketika menggunakan Facebook Ads. 

Beberapa diantaranya adalah brand awareness, peningkatan jumlah trafik, penambahan jumlah like, dan lainnya. Pilihlah yang sesuai dengan skala dan jenis bisnis Anda.

Sebagai contoh, jika Anda baru membangun bisnis dan ingin meningkatkan visibilitas, maka bisa memilih “brand awareness” atau “sukai halaman”. Jika ingin membangun engagement yang lebih baik, bisa menggunakan “interaksi”.

3. Gunakan Call-to-Action yang Tepat
Memilih Call to Action merupakan hal yang penting dalam menunjang efektivitas iklan yang dipasang. Tidak hanya kata yang digunakan, tapi juga halaman tautan yang dituju harus benar.

Jika iklan yang ditampilkan adalah promosi produk baru, Anda bisa memilih CTA “Selengkapnya”. Lalu, mengarahkan pelanggan ke halaman landing page produk baru tersebut.

Di halaman landing page, Anda bisa menempatkan CTA lain yang akan memudahkan pelanggan ketika ingin melakukan pembelian.

4. Tentukan Durasi, Jam tayang dan Penempatan Iklan yang Ideal
Iklan yang ditayangkan oleh Facebook tergantung pengaturan yang Anda lakukan. 

Setup wizard akan merekomendasikan beberapa pengaturan default. Jika tidak sesuai dengan strategi Anda lakukan perubahan.

Durasi iklan bisa Anda pilih apakah menggunakan waktu satu minggu atau satu bulan. Hal tersebut berlaku juga untuk waktu penayangan iklannya. Gunakan data riset Anda untuk bisa memilih waktu pemasang iklan yang paling ideal. 

Selain itu, Anda bisa melakukan penempatan iklan secara custom untuk lebih meningkatkan hasil yang ingin dicapai.

7. Affiliate Marketing

Jangan dulu mengernyitkan dahi mendengar istilah affiliate marketing. Banyak dari Anda sebenarnya sudah pernah menggunakan strategi ini, meskipun sebagai affiliates-nya.
Affiliate marketing adalah upaya pemasaran dengan bantuan pihak lain dengan imbalan berupa komisi. 

Cara promosinya adalah menggunakan kode kupon atau referral yang unik.
Banyak perusahaan besar di dunia yang menggunakan strategi ini untuk meningkatkan penjualan. 

Contohnya, Uber dan Airbnb.
Niagahoster juga memiliki Program Afiliasi Indonesia yang cukup menarik minat banyak affiliates di Indonesia.

Secara sederhana affiliate marketing bekerja dalam 3 tahapan:
1. Andamembukaprogramafiliasidanorangmendaftar.
2. AnggotaafiliasiAndamulaimempromosikanprodukdengankodereferral. 3. Andamemberikankomisiatassetiappenjualanyangsuksesdilakukan.

Inti dari strategi ini adalah meningkatkan jumlah orang yang menjual produk Anda. Dengan kata lain, Anda jadi memiliki banyak marketer.

Lalu, bagaimana melakukan strategi affiliate marketing dengan baik? Berikut ini beberapa tipsnya:

1. Pilih Affiliate Marketer Terbaik
Sebagai duta penjualan Anda, marketer yang baik tidak hanya akan dapat meningkatkan penjualan tapi juga menjaga reputasi bisnis Anda dengan baik.

2. Berikan Komisi berdasarkan Penjualan
Semakin banyak partner Anda menjual, semakin banyak komisi yang Anda berikan. Baik dengan sistem prosentase komisi flat atau berjenjang.

3. Tuliskan Syarat dan Ketentuan dengan Jelas
Selain untuk menghindari kesalahpahaman, Anda perlu menuliskan syarat dan ketentuan untuk menunjukan kesan profesional. Misalnya, dengan menentukan kapan komisi bisa dicairkan.

4. Tentukan Cara Promosi
Anda bisa menggunakan kode kupon untuk dibagikan atau bisa menggunakan link yang akan melacak aktivitas penjualan dari promosi partner Anda.

Jika strategi ini mampu dijalankan dengan baik, peningkatan revenue bisnis Anda bisa didapatkan dengan mudah. Faktanya, 16% dari hasil transaksi online berasal dari afiliasi.

8. Online PR

Strategi digital marketing Anda kurang lengkap tanpa Online PR (public relation). Sebab, upaya public relation yang dilakukan dengan tepat dapat membangun citra bisnis yang baik di masyarakat.

Seperti Anda tahu, reputasi online sangat penting untuk kelangsungan bisnis jangka panjang.

Ketika Anda melakukan promosi dengan iklan, Anda menunjukkan bahwa produk Anda berkualitas. Sebaliknya, jika menggunakan upaya PR yang berhasil, orang lain akan mengakui keunggulan produk Anda.

Jadi, dua hal yang berbeda ini seharusnya menjadi strategi yang Anda gunakan bersama dan saling mendukung.

Apa strategi yang perlu Anda lakukan untuk melakukan online PR yang berhasil?

1. Tunjukkan Social Awareness
Kepedulian terhadap masyarakat merupakan langkah PR yang efektif.

Bisnis Anda merupakan bagian dari masyarakat. Jadi, masyarakat akan cenderung membeli produk yang memberikan manfaat kembali kepada mereka.

Bentuk kegiatan yang bisa dilakukan beragam. Bisa dengan melaksanakan program yang sifatnya menggugah kesadaran masyarakat hingga langsung terjun ke lapangan untuk menjadi pelaku dari perubahan tersebut.

2. Jangan Melulu Membuat Iklan
Anda bisa membuat konten yang mengena di hati pelanggan Anda tanpa harus menggunakan iklan. Konten bermanfaat yang unik akan menunjukkan bagaimana bisnis Anda memiliki brand yang baik.

Contohnya, program online PR Niagahoster tentang “Work from Home”. Kampanye tersebut merupakan upaya dukungan kepada pemerintah dalam antisipasi penyebaran Covid-19. 

Dengan meminta karyawan bekerja dari rumah, tentu dapat membantu upaya social distancing yang sedang digalakkan.

3. Jalin Hubungan yang Baik dengan Berbagai Media
Sebaik apapun program PR online yang dilaksanakan, tanpa dukungan pemberitaan media tentu kurang mendatangkan hasil. Oleh karena itu, menjalin hubungan yang baik dengan media merupakan strategi yang tepat.

 Brand mention dari banyak media juga akan meningkatkan visibilitas brand Anda. Dengan demikian akan membuka kesempatan untuk bisa meraih konsumen baru yang mampu menjadi pelanggan loyal.

Kegiatan Online PR yang baik akan dapat meningkatkan brand awareness bisnis Anda. Semakin baik kesadaran tentang produk Anda, kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian tentu semakin besar.

9. Influencer

Seberapa sering Anda membeli sebuah produk setelah mendapat rekomendasi orang lain?
Jika sering, berarti peran influencer untuk mempengaruhi keputusan pembelian Anda cukup besar.

Influencer adalah seseorang yang bisa mempengaruhi keputusan pembelian orang lain berkat keahlian, ketenaran dan reputasi yang dimiliki.

Jika berbicara dunia digital, influencer tentu seseorang yang memiliki basis masa (follower) di berbagai platform digital baik media sosial, blog dan lainnya. Seorang influencer biasanya akan menjadi trendsetter yang akan diikuti oleh followernya.

Kelebihan menggunakan influencer sebagai strategi marketing adalah dapat meningkatkan brand awareness produk Anda, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan mendongkrak penjualan.

Untuk menerapkan strategi digital marketing menggunakan influencer ada tips yang perlu Anda lakukan:

1. Tentukan budget
Anda tak perlu takut bahwa menggunakan influencer mengharuskan Anda mengeluarkan miliaran rupiah. 

Sebab, banyak jenis influencer yang bisa Anda pilih sesuai dengan jenis bisnis Anda, yaitu influencer mikro, makro, dan premium.

Bagi pemula, Anda bisa saja menggunakan influencer mikro yang jumlah follower-nya ribuan orang. Jangan salah, meskipun followernya tidak banyak, efektifitas rekomendasinya cukup tinggi.

2. Pilihlah yang Memiliki Reputasi Baik
Pilihlah seorang influencer yang memiliki reputasi baik dan mudah diajak bekerjasama memasarkan produk.

Jika influencer Anda memiliki follower banyak tapi tidak menjalankan upaya promosi sebagaimana brief yang Anda berikan, tentu kurang bisa mencapai hasil optimal.

3. Buat Perjanjian Kerjasama yang Jelas
Setiap influencer tak jarang memiliki ketentuan sendiri pada saat menjalankan program promosi. Hal ini perlu dibicarakan dengan baik.

Jika sudah mencapai kesepakatan, buatlah perjanjian kerjasama yang jelas. Hal ini bertujuan untuk mencegah kesalahpahaman yang berujung pada kerugian di salah satu pihak.

Apalagi jika berimplikasi hukum tentu kurang baik bagi reputasi bisnis Anda untuk jangka panjang.

Membangun Website Sebagai Strategi Digital Marketing Terbaik
Digital marketing adalah upaya pemasaran terbaik saat ini.

Di panduan ini, Anda telah belajar berbagai strategi digital marketing yang bisa Anda gunakan. Mulai dari social media marketing, email marketing, hingga memanfaatkan influencer.

Namun, ada satu hal yang sangat dasar dan penting: memiliki website untuk bisnis Anda.

Kenapa strategi digital marketing harus tergantung adanya website? Website adalah media utama bagi calon konsumen untuk melakukan pembelian produk.

Ketika menggunakan email, Anda akan mengarahkan konsumen ke website. Saat menggunakan SEM, Anda juga menautkannya ke landing page website. Dan seterusnya.

Anda mungkin menyukai postingan ini