22+ Cara Meningkatkan Traffic Website dan Blog Gratis

22+ Cara Meningkatkan Traffic Website dan Blog Gratis

Mendapatkan banyak pengunjung merupakan momok terbesar bagi pemilik website. Baik itu company profile, toko online, maupun blog.

Menariknya, mendatangkan traffic dalam jumlah besar sebenarnya dapat dilakukan dengan gratis. Berkebalikan dengan mitos-mitos yang mengatakan Anda harus mengeluarkan banyak dana untuk beriklan.

Ah, masa?
Anda tidak salah baca! 20+ tips di ebook singkat ini adalah jawabannya!

Cara Meningkatkan Traffic Website dan Blog Gratis Secara Organic

Menaikan Trafic Website 

1. Lakukan Optimasi SEO On Page

SEO atau optimasi mesin pencarian adalah langkah agar blog Anda muncul di halaman pertama Google dan search engine lainnya.

Meskipun dampaknya tidak akan langsung terasa, ketujuh tips di bawah ini akan mempermudah Google untuk melakukan crawling terhadap blog Anda. Yuk, simak bersama!

Apakah Anda tahu konten apa saja yang telah dibuat kompetitor di industri Anda? Jika belum, riset kompetitor adalah langkah pertama yang wajib Anda lakukan.

Langkah ini membantu Anda memetakan konten dan strategi yang membuat blog Anda makin dikenal.

Selain mencari tahu jenis dan topik konten blog serupa, dalam riset kompetitor Anda juga perlu memeriksa kualitas traffic organik yang dimilikinya. Itu artinya, Anda perlu cek apakah konten milik kompetitor benar-benar mendatangkan traffic organik.

Untungnya, hal tersebut dapat Anda lakukan dengan tools SEO seperti Ubersuggest. Selain gratis, tool ini dapat menampilkan banyak data terkait performa blog yang Anda riset.

Mulai dari jumlah traffic per bulan hingga konten- konten dengan pengunjung terbanyak. Menarik, bukan?

2. Perhatikan Kompetitor

Langkah ini masih berkaitan dengan riset kompetitor. Setelah mengecek konten-konten blog serupa, Anda pasti sudah punya daftar topik yang ingin dibuat.

Nah, selanjutnya Anda perlu melakukan riset kata kunci (keyword) terhadap kumpulan topik tersebut.
Ini merupakan langkah yang penting agar Anda tahu kata kunci yang paling tepat untuk sebuah konten.

Ini ditunjukkan dari jumlah traffic bulanan yang digunakan pengguna Google untuk keyword tertentu.

Selain itu, Anda juga perlu riset kata kunci untuk memahami search intent atau keinginan pembaca ketika mencari konten dengan suatu keyword.

Kebanyakan tool riset keyword memang berbayar, namun ada beberapa tools yang gratis dan tidak kalah efektif. Ubersuggest dan Google Keyword Planner adalah dua di antaranya.


3. Riset Kata Kunci (dan Search Intent-nya)

Kata kunci dibagi menjadi dua kategori, yaitu short-tail dan long-tail keyword. Short-tail keyword biasanya terdiri dari satu atau dua kata saja.

Kata kunci seperti “dekorasi rumah” dan “desain interior” adalah contohnya.
Nah, long-tail keyword terdiri dari tiga kata atau lebih. Contoh kata kunci ini misalnya “tanaman yang cocok untuk kamar tidur”.

Meskipun perbedaannya terlihat sepele, performa kedua jenis keyword tersebut berbeda. Short-tail keyword cenderung memiliki volume pencarian yang tinggi. Ini membuat tingkat persaingannya tinggi.

Jika Anda ingin konten lebih cepat berada di halaman atau peringkat satu Google, kuncinya adalah menarget long-tail keyword.

Walaupun volume pencariannya rendah, tidak banyak konten yang menggunakan jenis kata kunci tersebut.

4. Utamakan Long-tail Keyword

Menentukan satu kata kunci untuk konten tidak cukup. Seringkali, pengguna Google menggunakan keyword yang berbeda-beda untuk mencari tentang satu topik.

Untuk itu, Anda juga perlu mencari LSI keyword atau latent semantic indexing. Ini adalah kumpulan kata kunci yang maknanya berhubungan dengan keyword utama Anda.

Misalnya, kata kunci “dekorasi kamar” memiliki LSI keyword “dekorasi kamar kost”, “dekorasi kamar tidur kecil”, dan dekorasi kamar tidur minimalis”.

Anda sebenarnya dapat menemukan beberapa LSI keyword dengan di hasil pencarian Google. Jika Anda scroll ke bagian bawah search results, biasanya ada saran kata kunci lainnya.

Jika masih kurang, Anda juga dapat mengandalkan LSIGraph. Dengannya, Anda dapat melakukan tiga pencarian LSI keyword gratis setiap harinya.

5. Jangan Lupakan LSI Keyword

Meletakkan kata kunci utama di awal konten akan mempermudah Google untuk meng- indeksnya. Seberapa awal? Tepatnya di antara 100 kata pertama.

Namun, tentunya ini bukan peraturan mutlak. Tidak semua keyword dapat dipaksakan di paragraf pertama sebuah artikel.

Apabila tidak terdengar alami, Anda masih dapat meletakkan kata kunci setelah 100 kata pertama. Gantinya, pastikan topik konten jelas di paragraf pertama.

Jangan lupa juga untuk menyebar keyword tersebut secara alami di seluruh bagian artikel, ya!

6. Pastikan Kata Kunci Ada di antara 100 Kata Pertama

Tidak hanya di dalam konten, keberadaan kata kunci juga diperlukan di judul dan URL-nya. Ini dilakukan agar pembaca dan Google dapat langsung mengetahui topik dari konten Anda.

Ketika ingin mencari informasi atau solusi dari sebuah masalah, tentunya Anda ingin dapat menemukan apa yang Anda cari di hasil pencarian Google, bukan?

Nah, untuk mengubah URL konten, Anda dapat menggunakan plugin gratis Yoast SEO di WordPress.
07
Kata kunci utama memang harus disebar di seluruh bagian konten. Akan tetapi, jangan terlalu sering menyebutkannya. Jika tidak, Google akan menganggap Anda melakukan keyword stuffing.


7. Sisipkan Kata Kunci di Judul dan URL Konten

Di sinilah Yoast SEO juga bermanfaat. Plugin ini memberitahu berapa kali kata kunci sebaiknya disebutkan, tergantung dengan panjang konten.

Selain itu, Anda juga dapat mengurangi keyword stuffing dengan mencampurkan penggunaan kata kunci utama dengan LSI keyword.

Internal link adalah tautan dari satu konten ke konten yang lain dalam blog atau website yang sama. Kegunaanya tidak sekedar menyambungkan konten-konten tersebut.

Pertama, internal link membantu Google untuk memahami struktur blog Anda. Blog yang terstruktur dengan baik makin mudah di-indeks di hasil pencarian.

Kedua, pengunjung blog dapat mengakses konten-konten dengan topik yang berkaitan dengan adanya internal link. Selain membuat waktu kunjung lebih lama, pengunjung blog mendapatkan manfaat lebih dari blog Anda.

8. Gunakan Internal Link


 SEO on page hanya salah satu teknik untuk meningkatkan traffic. Apabila konten Anda tidak menarik atau berkualitas jelek, banyak orang yang tidak akan kembali ke blog Anda. Untuk itu, terapkan kelima tips berikut ini.

Bagaimana cara membuat konten yang disebut “lengkap”? Jawabannya mudah. Anda cukup riset kompetitor dan kata kunci. Kemudian perhatikan konten-konten yang sudah ada di urutan teratas Google. Setidaknya ranking 1 hingga 3.

Apa saja yang dibahas dalam konten tersebut? Apakah ada yang kurang? Jika ya, Anda dapat membuat artikel berdasarkan temuan yang ada dan menggabungkan semua informasinya.

Jika tidak, Anda tidak perlu memaksakan informasi tambahan. Alternatifnya, Anda dapat membahas poin-poin yang sudah ada dengan tulisan yang lebih mudah dipahami.

9. Buat Konten yang Lengkap dan Mudah Dipahami

Judul adalah komponen konten Anda yang paling pertama dilirik pencari di Google. Oleh karena itu, artikel Anda harus memiliki headline yang sangat menarik sehingga orang tidak dapat menolaknya.

Agar judul terdengar memikat, di dalamnya harus ada manfaat jelas yang akan didapat pembaca dari konten Anda. Misalnya “7 Cara Meroketkan Pendapatan Bisnis Kuliner hingga 83%”.

Selain itu, sisipkan juga kata kunci utama, angka, dan kata-kata yang menggugah rasa ingin tahu seperti “penting”, “harus”, “terbaru”, dan lainnya. Elemen-elemen ini akan membuat judul Anda makin terlihat menarik.

10. Tulis Judul Konten yang Menarik

Pernahkah Anda bosan ketika membaca buku non fiksi yang hanya berisikan teks? Nah, konten digital pun akan terasa demikian jika tidak diberi elemen visual seperti gambar, infografik, dan animasi.

Selain konten jadi tidak terlihat seperti balok- balok teks saja, penambahan gambar yang tepat dapat membantu pembaca memahami ide yang disampaikan di artikel.

Di samping itu, sebisa mungkin ingatkan diri Anda untuk menyisipkan kata kunci utama di nama file gambar dan alt text. Ini akan bermanfaat untuk SEO Anda juga.

Artikel yang memiliki video di dalamnya memiliki kemungkinan untuk muncul di halaman pertama Google sebesar 53 persen.


11. Lengkapi Konten dengan Elemen Visual

Karena alasan ini, Anda juga perlu menambahkan versi video dari konten tertulis. Terutama di konten-konten yang panjang. Namun, tentunya video tersebut harus buatan Anda sendiri, ya.

Meskipun terdengar seperti bekerja dua kali, taktik ini juga dapat membantu pengunjung blog yang tidak memiliki banyak waktu untuk membaca konten hingga selesai.

Barangkali Anda pernah mendengar bahwa mem-posting konten baru setiap hari akan meningkatkan traffic dengan cepat. Namun, Anda tidak perlu memaksakan diri. Apalagi jika hanya memproduksi artikel sendirian.

Anda hanya perlu membuat jadwal posting dan tertib mengikutinya. Misalnya setiap hari Selasa dan Jumat. Lalu, Anda dapat mencantumkan informasi ini di bagian akhir konten.

Apabila konten Anda informatif dan menarik, orang yang pernah mengunjungi blog Anda pasti akan tidak sabar menunggu.


12.  Buat Jadwal Publish Konten

Setelah konten dioptimalkan dari segi SEO dan kualitas, Anda juga tidak boleh melupakan optimasi teknis di website atau blog. Langkah apa saja yang perlu dilakukan? Simak di bagian ini!

53 persen pengunjung website akan pergi jika kecepatan loadingnya di atas 3 detik. Tentunya Anda tidak ingin loading blog berjalan selambat itu, bukan?

Tapi tidak hanya itu. Kecepatan loading pun menjadi faktor yang dipertimbangkan Google dalam menentukan ranking website di hasil pencarian. Oleh karena itu, kecepatan sangat penting bagi blog Anda.

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mempercepat loading blog. Mulai dari kompresi file hingga memilih layanan hosting yang baik. Temukan tips lengkapnya di ebook gratis kami yang lainnya, 20+ Tips Membuat WordPress Super Cepat!


13. Tingkatkan Kecepatan Loading Website

Schema adalah microdata yang dapat Anda pasang di website. Fungsinya agar Google dapat dengan mudah menampilkan rich snippet yang menggambarkan jenis konten Anda. Rating berbentuk bintang adalah salah satu contohnya.

Dengan adanya rich snippet di hasil pencarian Google, orang akan dapat menemukan jenis konten yang ia cari dengan mudah.

Ingin tahu cara memasang schema di blog Anda? Ikuti panduan tentang rich snippet kami!

Kini website tidak hanya diakses melalui komputer, tetapi juga perangkat mobile. Maka dari itu, Anda perlu menyesuaikan tampilan website agar terlihat rapi di berbagai ukuran layar.

14.  Jangan Lupakan Schema

 Di WordPress, Anda dapat melakukannya dengan mudah. Tema-tema gratis di repository CMS ini sudah mengusung konsep responsive design. Anda tinggal install tema dan menyesuaikan tampilannya di theme customizer.

15. Bangun Relasi

Langkah untuk meningkatkan traffic tidak berhenti di SEO on page dan sisi teknis website saja. Mempromosikan diri Anda dengan membangun relasi, baik secara online maupun offline, adalah salah satu cara untuk mendatangkan pengunjung ke blog. Penasaran? Simak enam tips ini!

LinkedIn bukan hanya tempat untuk menampilkan profil profesional dan mencari pekerjaan saja. Platform ini merupakan ladang traffic jika Anda rajin mem-posting konten- konten website di dalamnya.

Selain mengundang pengikut untuk mengunjungi website Anda, integritas Anda di mata mereka pun akan meningkat.

16. Share Konten di LinkedIn

Tidak hanya di LinkedIn, Anda boleh membagikan posting blog ke media sosial manapun. Namun, ada cara yang lebih praktis daripada harus melakukannya sendiri.

Mintalah pembaca untuk membagikan konten ke media sosial mereka. Untuk itu, Anda dapat menambahkan tombol share dengan plugin di WordPress seperti Add to Any.

Di industri yang Anda geluti, tentunya ada banyak komunitas online. Ini adalah tempat yang tepat untuk menambah ilmu dan mempromosikan website.

Tidak hanya itu, Anda juga dapat membangun koneksi yang diperlukan untuk ketiga poin selanjutnya di bawah ini.

17. Sisipkan Tombol Share ke Media Sosial

Link building adalah aktivitas bertukar backlink atau outbound link antar pemilik website. Intinya, cara ini mengharuskan Anda untuk meletakkan tautan website orang lain di situs Anda. Demikian juga sebaliknya.

Selain berdampak besar terhadap SEO, link building juga memungkinkan Anda untuk mengajak pengunjung setia website lain ke situs Anda. Dengan kata lain, sambil menyelam minum air.

Pelajari panduan lengkap link building kami untuk tahu caranya lebih lanjut, ya

Guest blogging sebenarnya berkaitan dengan link building. Hanya saja, Anda tidak sekedar bertukar tautan.

18. Lakukan Link Building

Sesuai namanya, guest blogging adalah ketika Anda atau orang lain menerbitkan konten di blog satu sama lain. Untuk melakukannya, Anda perlu memilih blog di industri Anda yang memiliki reputasi baik dan traffic tinggi.

Selain blog semakin dikenal, reputasi dan pengetahuan Anda di komunitas terkait pun meningkat.
Ingin integritas Anda semakin meningkat? Coba dekati seorang ahli yang ada di industri Anda dan minta persetujuannya untuk diwawancarai tentang sebuah topik.

Kemudian, buatlah konten berdasarkan hasil interview tersebut. Dijamin nama Anda akan dikenal lebih banyak orang setelah membaca wawancara itu.


19. Buat Konten Berdasarkan Wawancara dengan Ahli di Industri Anda

Saat ini email marketing masih merupakan cara yang relevan untuk mendapatkan traffic.Anda hanya perlu langkah-langkah yang tepat agar dapat memanfaatkannya.

Kedua tips berikut ini adalah gambaran besar cara yang diperlukan untuk melakukan email marketing dengan baik.

Dalam email marketing, jangan mengirimkan newsletter atau promosi ke orang yang tidak pernah mengharapkan email dari Anda.

Oleh karena itu, Anda perlu membangun email list terlebih dahulu. Caranya dengan memberikan penawaran gratis yang ditukar dengan alamat email pengunjung website.

Produk yang ditawarkan dapat berupa ebook, newsletter, versi PDF dari artikel blog, dan lainnya.
Memang, Anda tidak akan dapat membuat email list yang besar dalam waktu singkat.

Namun, cara ini lebih efektif daripada mengirimkan email promosi secara acak.

20. Bangun Email List

Strategi email marketing Anda harus direncanakan dengan baik agar efektif. Dari melakukan segmentasi email list, menentukan tujuan campaign, hingga membuat copy yang sesuai.

Untuk melakukan pengiriman email Anda juga harus menggunakan email dengan domain sendiri agar dipercaya penerima.

Terakhir, Anda juga butuh platform email blast agar dapat mengirim ke banyak penerima, baik secara manual atau otomatis.

21. Lakukan Email Marketing Secara Tepat

Cara mendapatkan traffic secara gratis tidak hanya yang ditunjukkan oleh 23 tips tadi, lho! Tentunya masih ada kiat-kiat lain yang dapat Anda lakukan. Di bawah ini adalah lima di antaranya. Simak, yuk!

Tool analytics adalah jenis aplikasi yang memungkinkan Anda untuk memantau segalanya soal traffic. Termasuk sumber traffic, demografinya, aktivitas traffic di website, dan performa konten.

Semua informasi tersebut sayang jika dibiarkan begitu saja. Dengannya, Anda akan dapat melakukan segmentasi pengunjung website, membuat konten yang sesuai dengan masing- masing segmen, dan memperbaiki konten yang belum baik performanya.

Nah, Anda dapat menggunakan Google Analytics untuk memantau traffic di website. Di beberapa platform media sosial pun, Anda dapat memanfaatkan tool analytics yang tersedia.

Event-event yang berhubungan dengan industri Anda adalah momen yang tepat untuk membangun relasi. Tidak hanya untuk mendekatkan diri dengan sesama pegiat, tetapi juga sebagai sarana untuk mempromosikan website Anda.

Akan lebih baik lagi apabila Anda dapat menjadi salah satu pembicara di acara-acara tersebut. Orang akan semakin tertarik dengan ide-ide Anda dan mengunjungi website Anda.

Selain event offline, Anda dapat mengadakan acara online sendiri. Webinar adalah salah satunya.
Cara ini pun dapat Anda lakukan bersama orang lain.

Seorang ahli di industri Anda, misalnya. Dengan demikian, pasti banyak orang yang akan tertarik mendaftar.

22. Adakan Webinar

Ingat! Pendaftaran webinar juga bisa Anda manfaatkan untuk mengembangkan email list!
Perkembangan ilmu pengetahuan sangat cepat. Lambat laun, informasi di konten-konten Anda juga akan ketinggalan zaman.

Inilah alasan bagi Anda untuk melakukan peremajaan konten. Apalagi yang sudah berusia lebih dari satu tahun.

Jangan lupa untuk menambahkan kata “terbaru” atau angka tahun di judul artikel yang Anda update. Setelah itu, bagikan ke media sosial Anda untuk mendapatkan traffic tambahan ke konten tersebut.

Yang tidak kalah penting, Anda butuh mendalami digital marketing. Pasalnya, ilmu ini merangkap sebagian besar cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan traffic website.

Anda mungkin menyukai postingan ini